Sektor Perikanan Jadi Fokus Pembangunan Kampung Pendowo Asri

Tulangbawang, BP
Selain dari berbagai program unggulan pro-rakyat, Kampung Pendowo Asri, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulangbawang, juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tulangbawang di sektor perikanan. Perhatian tersebut berupa pembuatan kolam budidaya ikan air tawar dan pemberian bibit ikan jenis gurame, nila dan lele berikut pakan ikan.

Bacaan Lainnya

Kepala Kampung Pendowo Asri, Jupri mengatakan bahwa dengan adanya perhatian dari Pemerintah seperti ini, tentunya akan sangat berimbas baik di sektor peningkatan ekonomi kerakyatan.

“Mengingat ikan merupakan salah satu bahan kebutuhan untuk dikonsumsi masyarakat, sehingga dengan adanya kolam ikan tersebut diharapkan dapat memenuhi pasokan kebutuhan ikan masyarakat terutama di Kampung Pendowo Asri dan membuka lapangan pekerjaan,” ujar Jupri, beberapa waktu lalu.

Sementara, Kaur Perencanaan Kampung Pendowo Asri, Sutanto menerangkan, bahwa kolam tersebut dibuat ada sekitar 16 kolam dan selebihnya merupakan swadaya masyarakat. “Serantai kolam itu berukuran sekitar 20 x 20 Meter,” ujarnya.

Untuk budidaya ikan air tawar, rencananya akan ditebarkan bibit ikan gurame, lele dan nila give. “Karena ikan tersebut, selain mudah dalam memeliharanya juga mudah dalam pemasaran, karena disini banyak yang buat dijadikan bahan untuk membuat sosis, nuget, yang dari ikan,” urai Sutanto.

“Saat ini, tinggal menunggu air, lalu nunggu bibitnya, yang mengerjakan Dinas Perikanan Kabupaten Tulangbawang, alat berat mereka. Kita juga sudah menyediakan kolam khusus untuk sanitasi air simpanan, nanti ada tabungan air bersih, karena kita nggak ada sungai,” papar dia.

Sedangkan, Iskandarsyah Ketua Kelompok Gala Bangkit Jaya, yang kelompoknya mendapat bantuan tersebut mengatakan bahwa Balai Besar Perikanan Budidaya Jambi, juga sudah turun untuk mengecek kesiapan kolam ikan air tawar di Kampung Pendowo Asri.

“Kolam tersebut nantinya akan terisi tergantung bibit yang turun, kalo ikan nila, itu hitungannya 15 ekor per meter, dalam waktu 3 bulan panen, isinya naik 5 per Kg, dengan harga termurah Rp10.000. Kalo lele standarnya sama tebar bibit seperti nila 15 ekor, waktu panen 3 bulan, dengan harga Ro.12.000 per Kg,” jelasnya.

“Untuk kasus ikan jarang, karena kalo hijau hijauan jangan di cincang, kalo nila itu mudah, gurame jamur, mata pecah katarak, dikasih makan pepaya, vaksin buah mengkudu, dan untuk gurame itu harga lemparnya diatas Rp35.000 per Kg dengan jumlah 9 ekor,” tambahnya.

Mengenai pemasaran saat ini sudah ada pelanggan yang siap menjadi penampung, dan penampung tersebut masih berasal dari sekitar Kampung Pendowo Asri. (can/ris)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

77 + = 78