Polhut Provinsi Musnahkan Hasil Ilegal Logging Kawasan Register 19

Pesawaran, BP
Polisi Kehutanan (Polhut) Provinsi Lampung melakukan pemusnahan delapan batang Pohon Sonokeling hasil pembalakan liar yang dilakukan para pelaku ilegal logging di kawasan Register 19, Kabupaten Pesawaran.

Pemusnahan barang bukti (BB) dilakukan bersama KUPD Tahura Wan Abdurahman juga masyarakat sekitar dan kelompok tani penggarap kawasan hutan.

Bacaan Lainnya

“Setidaknya ada delapan batang pohon Sonokeling dengan diameter sekitar 25 sentimeter dan panjang belasan meter ditebang pembalak liar, namun aksi ilegal itu berhasil digagalkan sebelum batang kayu berhasil diangkut dari kawasan hutan lindung tersebut,” ujar Kepala Satuan Polisi Kehutanan (Kasat Polhut) Provinsi Lampung, Raya Fitri, Selasa (5/1/2021).

Ia mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat pihaknya mendapat laporan dari petani yang mencurigai aktifitas penebangan liar di lokasi tersebut.

“Barang bukti berupa delapan batang pohon Sonokeling kita musnahkan dengan cara dirajang menggunakan mesin pemotong agar tidak memiliki nilai ekonomi dan tidak diperjualbelikan,” kata dia.

“Saya berharap masyarakat sekitar maupun kelompok tani penggarap kawasan hutan terlibat mengawasi dan menjaga kelestarian hutan Register 19, sehingga tidak adalagi yang namanya pembalakan liar di hutan kawasan kita ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Tahura Wan Abdurahman, Eni Puspasari menuturkan, bahwa tanggung jawab menjaga kawasan tersebut bukan saja tugas pemerintah, namun juga masyarakat harus aktif dalam melakukan pengawasan.

“Kelompok tani dan masyarakat sekitar, jangan hanya menerima manfaat dari hutan ini tapi tidak mau menjaga kelestarian hutan, karena kelestarian lingkungan hidup menjadi kewajiban bersama, dan kesejahteraan masyarakat dapat terpenuhi tanpa melakukan tindakan yang melanggar hukum,” ujar dia. (imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 1