Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemkab Waykanan Siapkan Posko Pemeriksaan Pemudik

Waykanan, BP.id
Efek wabah Virus Corona, banyak warga Waykanan di perantauan mulai melakukan mudik lebih awal ke kampung halaman.

Meskipun sudah menyiapkan posko-posko pemeriksaan di sejumlah titik tempat turunnya para pemudik dan melakukan pendataan, Pemkab Way Kanan tetap memantau dan menyarankan agar melapor ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat.

Bacaan Lainnya

Pemkab juga meminta para pemudik mengisolasikan diri atau diam di rumah selama 14 hari. Hal itu penting dilakukan untuk mengantisipasi warga yang datang dari luar daerah dapat dipastikan benar-benar sehat terhindar dari Covid-19.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Waykanan, Saipul, S.Sos., M.IP selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Blambangan Umpu, Minggu (29/3/2020).

“Setiap warga yang pulang ke Waykanan dari perantauan pasti akan kita pantau, atau masuk sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP),” ucapnya.

Dikatakannya, Pemkab Waykanan tetap berupaya semaksimal mungkin melakukan pemeriksaan dan pendataan terhadap warga yang pulang lebih dulu dari perantauan.

“Kita sudah siapkan petugas di sejumlah posko seperti di Baradatu dan Way Tuba, yang menjadi titik turunnya para penumpang bus. Kita juga sedang menyiapkan posko di Negara Batin dan Pakuan Ratu,” terang Sekda.

Untuk menangani terjadinya penyebaran Virus Corona di Waykanan, saat ini Pemkab telah memiliki Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 242, yang telah dibagikan ke Puskesmas, Rumah Sakit ataupun ke petugas di Posko Pemeriksaan.

“Sebelumnya, kita sudah punya 182 APD, ditambah lagi bantuan dari provinsi sebanyak 60, jadi sekarang kita punya 242 dan sudah kita bagi ke puskesmas dan rumah sakit,” ujar Saipul.

Kalaupun terjadi lonjakan pemudik, Pemkab Waykanan selalu siap melakukan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19. (robi/kuntar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

80 + = 81