Pemkab Tubaba Adakan Sosialisasi PAMSIMAS III

foto: agus

Tulangbawang Barat, BP
Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) melakukan Sosialisasi Penyedian Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III tahun 2018, di Ruang Rapat Wakil Bupati Tubaba, Selasa (14/8).

Mewakili Bupati Tubaba Umar Ahmad, SP, Asisten II Setdakab Bidang Pengembangan Ekonomi dan Pembangunan, Syakip Arsalan, SE membuka secara resmi sosialisasi tersebut.

Bacaan Lainnya

Kegiatan itu dihadiri, Kepala Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Infrastruktur Pemukiman (PIP) Program Pamsimas, DPUPR, Koordinator Program Pamsimas Provinsi Lampung dan Kabupaten, pihak Dinas Kesehatan, serta Camat dan Kepala Desa selaku calon penerima program Pamsimas tahun 2019 di kabupaten setempat.

Pada kesempatan itu, Bupati Tubaba Umar Ahmad, SP dalam sambutannya mengatakan, pemda sangat mengapresiasi sosialisasi Pamsimas III.

“Kita berharap langkah pertama adalah membentuk kelompok masyarakat untuk sama -sama mengawal pelayanan masyarakat dalam program Pamsimas,” ujarnya.

Umar Ahmad berharap, pada tahun 2019, tidak ada lagi masyarakat Tubaba yang tidak menggunakan air bersih. Apalagi pemerintah setempat sudah berkomitmen untuk bersama-sama mengawal program Pamsimas untuk melayani masyarakat dengan baik.

“Diharap pula Pansimas ini dapat berjalan dengan bagus ke depan dan kepada para peserta untuk dapat menyimak betul – betul sosialisasi ini seperti apa dan bagaimana ke depan tentang Pamsimas,” tambahnya.

Ia berharap, agar sistem pengelolaan dan pengawasan yang baik sesuai dengan sistem dan peran serta tugas masing-masing. Tidak hanya itu, Bupati berpesan agar penerapan dan pembangunan Pamsimas sesuai petunjuk teknis.

“Program Pamsimas harus dipastikan sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang telah ditetapkan. Satker, serta Dinas PUPR yang berperan penting dalam hal pengelolaan baik tingkat kabupaten ataupun tingkat desa. Saya berpesan terhadap seluruh pihak yang terkait agar dapat melaksanakan kegiatan dengan petunjuk teknis serta harus secara transparan agar nanti bisa dapat merawat menjaga secara berkelanjutan,” paparnya. (agus/samsuri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 1