Dugaan Kebocoran Soal CAT, KPU Lamtim Dipanggil KPU Lampung

Bandar Lampung, BP.id
Terkait dugaan kebocoran soal seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Kabupaten Lampung Timur, Senin (3/2/2020), KPU Lamtim dipanggil KPU Provinsi Lampung, ke kantor Sekretariat KPU Lampung di Jalan Gajah Mada, Bandar Lampung. Hadir, Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami didampingi komisioner M. Tio Aliansyah, Antonius Cahyalana, Ali Sidik, Esti Nur Fathonah, Ismanto dan Agus Riyanto.

Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Hukum, M. Tio Aliansyah mengatakan, KPU Lamsel dan Lamtim dipanggil untuk menjelaskan persoalan yang sedang terjadi pada proses seleksi petugas adhock tersebut. Pihak KPU Provinsi Lampung menggali informasi kepada jajaran KPU kedua daerah tersebut.

Bacaan Lainnya

Tio menjelaskan, kepada KPU Kabupaten Lampung Timur pihaknya meminta keterangan mengenai dugaan soal ujian tertulis dengan metode Computer Assisted Test (CAT) yang bocor karena ada peserta yang mengerjakan 100 soal hanya dalam waktu 16 menit dan mendapat nilai nyaris sempurna, yaitu 95.

Selain KPU Lampung Timur, KPU Lampung Selatan juga dipanggil untuk mengkonfirmasi adanya dugaan terkait seleksi administrasi PPK yang selip dalam rekap pengumuman kelulusannya, yakni pada pengumunan peserta tes CAT yang diralat jumlahnya.

“Kita masih menggali informasi mengenai persoalan tersebut. Nanti kita juga panggil operatornya pada saat CAT. Setelah pemanggilan maka kita bahas melalui rapat pleno terkait potensi pelanggaran tersebut,” kata M. Tio Aliansyah.

Kemudian ia mengatakan, bahwa pihak KPU terbuka dalam proses seleksi petugas adhock tersebut, ia juga membuka kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan tanggapan mengenai setiap proses tahapan seleksi PPK dan track record atau rekam jejak dari peserta calon PPK tersebut.

“Terkait informasi tanggapan masyarakat memang sangat kita butuhkan. Bila ada masukan maka harus ditampung dan kita tangani,” katanya.

Saat dihubungi melalui ponselnya, Wasiyat Jarwo Ketua KPU Lampung Timur masih belum memberikan informasi atas dipanggilnya KPU Lamtim ke KPU Provinsi. (arliyan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 2 =