Dinas Kesehatan Tuba Lakukan Fogging

Tulangbawang, BP.id
Guna mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) meluas, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang, melalui Puskesmas Kecamatan Menggala Rabu (15/1/2020) pagi melakukan fogging di wilayah kerjanya, tepatnya di rumah salah satu warga dan kantor PWI Terminal Menggala.

Seperti diketahui, penyakit DBD sendiri mulai menyerang memasuki musim penghujan, perkembangan jentik nyamuk hingga menjadi nyamuk dewasa sangat banyak dan cepat. Apalagi saat ini sudah ada beberapa warga, khususnya Kecamatan Menggala yang terkena dampak dari gigitan nyamuk DBD tersebut. Maka, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas di wilayah masing-masing mulai melakukan foging sesuai laporan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan Tulangbawang, Fatoni mengatakan, pihaknya siap melakukan pencegahan melalui foging demi mencegah dampak dari penyakit DBD, tetapi hal itu tentunya sesuai adanya laporan masyarakat setempat.

“Kami mulai lakukan upaya antisipatif di berbagai kecamatan, contohnya pagi ini kita melakukan fogging di Balai Wartawan Sai Bumi Nengah Nyappur kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tulangbawang, dan rumah warga yang bersebelahan dengan kantor PWI,” jelasnya.

Ia menyebutkan, upaya pencegahan yang dilakukan tersebut melalui fogging dan pengasapan. Yang diharapkan dapat membunuh secara cepat virus DBD yang berkembang disuatu tempat, baik itu di tempat yang sulit dijangkau sekalipun.

“Fogging ini diharapkan mampu memutus siklus hidup nyamuk aedes aegypti yang menjadi pembawa virus DBD, karena jika tidak ditangani dengan cepat hal ini juga tentunya dapat membahayakan warga lainnya,” tutur Fatoni.

Selain itu, lanjutnya, seperti hari ini fogging dilakukan dikarenakan adanya laporan dari Ketua PWI Tulangbawang Abdul Rohman di sekitar kantor PWI berdekatan dengan Klinik Medical dikhawatirkan pasien yang terjangkit DBD bisa menular di sekitaran kantor PWI.

Diketahui, ada dua pasien yang positif atau didiagnosa mengidap DBD, sehingga virusnya bisa menyebar melalui media nyamuk.

“Maka dari itu ayo bersama kita berantas DBD, dan dengan upaya lainnya adalah kembali mengaktifkan kader-kader Juru Pemantau Jentik (Jumatik) sehingga walaupun sempat bertelur, jentik nyamuk dapat dibasmi dengan cepat,” tandasnya. (can/ris)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

48 + = 52