Dandim 0426/Tuba Cek Banjir di Dua Kampung

Tulangbawang, BP.id
Komandan Kodim 0426 Tulangbawang Letkol Inf Kohir cek dan kunjungi langsung dua kampung yang terdampak banjir di sepanjang sungai Tulangbawang, yaitu Kampung Palembang dan Kampung Bugis yang berada di wilayah Kelurahan Menggala Kota, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang, Senin (24/2/2020)

Dalam pengecekan ke lapangan yang terdampak banjir, Dandim Letkol Inf Kohir didampingi oleh Perwira Seksi Operasi Kodim 0426 Tulang Bawang Kapten Inf LE Sihombing, Perwira Sandi Kodim 0426 Tulangbawang Letda Inf Yogo Utomo, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Menggala Kota Serda Siswanto, Anggota BPBD Kabupaten Tulangbawang Agus Sawaludin.

Bacaan Lainnya

Sebelum menuju ke lapangan, Dandim singgah di Posko BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Tulangbawang yang sudah berdiri di depan Masjid Aliklas Pasar Lama Menggala, dan mendapatkan penjelasan singkat tentang kondisi banjir yang menggenangi dua kampung yaitu Kampung Palembang dan Kampung Bugis dari anggota BPBD Kabupaten Tulangbawang yang sedang bertugas.

Menurut penjelasan yang diterima dari anggota BPBD Kabupaten Tulangbawang, Agus Sawaludin (33), naiknya debit air yang berdampak banjir di dua kampung di Kelurahan Menggala Kota adalah akibat dibukanya pintu air bendungan Way Rarem Kotabumi karena kelebihan debit air, dan juga adanya hujan turun di daerah hulu sungai Tulangbawang, air sempat naik setinggi kurang lebih 50 cm, dan hari ini sudah turun menjadi sekitas 25 cm.

Letkol Kohir selaku Komandan Kodim yang memiliki tanggungjawab teritorial di wilayah binaan mengatakan, sampai hari ini belum ada kerugian yang berarti, dengan melihat kondisi seperti ini, kita semua harus siaga untuk mengantisipasi kerugian yang lebih besar.

“Para petugas di lapangan jangan kecolongan, adakan pemantauan setiap saat, berkoodinasi dengan baik, karena kita tidak tahu kapan air akan meluap dan segera laporkan ke komando atas,” jelasnya.

“Sistim pengendalian dan koordinasi di lapangan harus dioptimalkan, hindari ego sentral, karena penanggulangan bencana alam menjadi tanggung jawab bersama,” tegas Dandim. (can/ris)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 − = 16