Dana Desa Tahap I, Kampung Sungai Burung Bangun Gedung GSG

Tulang Bawang (Bongkarpost)- Kampung Sungai Burung, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, pada Tahun 2020 ini, melalui anggaran Dana Desa (DD) Tahap 1, mulai melaksanakan pembangunan dengan membangun pondasi untuk Gedung Serba Guna (GSG) atau Balai Rakyat Kampung Sungai Burung, Kamis (23/04/2020).

Dengan adanya pembangunan GSG berukuran 15 x 20 Meter tersebut, diharapkan mampu bermanfaat bagi masyarakat Kampung Sungai Burung untuk melaksanakan berbagai kegiatan ataupun aktifitas Pemerintah Kampung nantinya.

Bacaan Lainnya

Untuk anggaran yang dikucurkan tahap awal guna membangun Kampung yang terletak di ujung Pesisir Timur Laut Kabupaten Tulangbawang ini, menelan anggaran sebesar Rp282.450.000,- yang dibangun diatas tanah darat sekitar lingkungan Kampung.

Kepala Kampung Sungai Burung, Asnur Alamsyah bersama Sekretaris Kampung, Huri menyampaikan, bahwa pembangunan GSG dilakukan guna melengkapi fasilitas umum di Kampung Sungai Burung, mengingat Kampung dengan masyarakatnya yang rata-rata berprofesi sebagai nelayan ini, tidak memiliki Kampung tetangga atau jauh, dapat dikatakan terisolasi sendiri di ujung Timur Kabupaten Tulang Bawang, sehingga harus mampu berdiri sendiri dengan kemandirian.

“Kita berharap dengan adanya GSG, nantinya bisa bermanfaat bagi seluruh elemen, seperti dapat digunakan untuk rapat musyawarah mufakat masyarakat dan rapat Aparatur Pemerintah Kampung Sungai Burung,” ungkap Asnur Alamsyah.

Selain itu juga rencananya, lanjut Asnur Alamsyah, untuk prospek kedepan, GSG tersebut diharapkan dapat digunakan oleh masyarakat guna menggelar resepsi pernikahan ataupun acara lainnya, mengingat lokasi dan halaman GSG yang berada di darat, sehingga tentunya dapat menampung banyak orang.

“Penduduk Kampung Sungai Burung memang banyak yang tinggal diatas air dan diatas rawa-rawa atau di bantaran sungai yang tembus langsung ke laut, sehingga jika menggelar resefsi atau acara, terkadang lokasinya tidak muat, jadi kita berharap nantinya GSG ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, untuk menggelar berbagai acara,” tegas Asnur Alamsyah.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Kampung Sungai Burung, Muhammad Jamal menyatakan sangat mengapresiasi atas kinerja Pemerintah Kampung saat ini, yang bahu-membahu bersama masyarakat dalam membangun dan meningkatkan perekonomian masyarakat Kampung.

“Membangun di Kampung Sungai Burung tidak lah mudah, karena bukan seperti membangun diwilayah lainnya, mengingat meski membangun diatas tanah daratan, akan tetapi tanahnya labil dan bergerak, sehingga harus menelan anggaran yang cukup besar untuk sekedar membangun pondasi,” terang pria yang akrab disapa Daeng Jamal.

“Sejauh ini, apa yang telah dilakukan terlihat dilaksanakan dengan konsep yang cukup baik, tentunya hal itu yang memang menjadi harapan masyarakat Kampung Sungai Burung secara bersama, karena pembangunan yang baik, akan mampu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Kampung, dan begitupun sebaliknya,” imbuh Deang Jamal.

Tantangan berat dan terjal dalam membangun Kampung, merupakan tanggungjawab yang tidak bisa dihindari oleh Pemerintah Kampung, apalagi bicara tentang anggaran, akan banyak yang menduga-duga tidak baik, padahal sebenarnya baik.

“Tapi langkah yang diambil oleh Kepala Kampung dan Jajarannya, yakni terbuka dan melibatkan seluruh elemen masyarakat merupakan hal yang cukup benar, karena tidak ada yang ditutup-tutupi, sehingga terhindar dari fitnah yang keji. Semoga Kampung Sungai Burung semakin maju dan berkembang,” tutup Daeng Jamal. (Ris)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 5 = 2