Aldi Balita Lima Tahun Buah Hati Yatimun Butuh Uluran Tangan Pemerintah

LAMPUNG TIMUR – Aldi Kurniawan balita lima tahun (5 tahun) buah hati Yatimun dan Surati warga Desa Sumberagung, dusun lima, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, membutuhkan uluran tangan Pemerintah dan Dermawan untuk saat ini dikarenakan Aldi divonis dokter gagal ginjal dan gagal jantung.

Menurut Seorang Relawan Aldi atau orang yang pertama kali menggalang donasi lewat media sosial ini menceritakan secara langsung kepada awak media ini apa yang saat ini sedang dialami oleh keluarga Aldi.

Bacaan Lainnya

Dikatakannya ayah Aldi bekerja sebagai seorang buruh kandang ayam di desa tempat tinggalnya dan ibunya hanya mengurus rumah tangga sehari-harinya.

“Keluarga Aldi meminta tolong saya untuk meminta memberitahu pihak terkait supaya bisa membantu meringankan beban keluarga Aldi terkait keterbatasan dana untuk membawa aldi ke rumah sakit, kemudian saya memberitahu teman saya untuk meneruskan ke pemerintahan terkait, namun setelah menemui salah satu staf di Dinas Sosial mengatakan BPJS nanti akan aktif pada bulan mei,” ucapnya.

“Setelah 3 hari Aldi dirawat di RSUD Ahmad Yani Kota Metro, salah seorang keluarga Aldi mengabarkan kepada relawan bawasannya BPJS ini akan aktif di bulan mei, jadi kita harus pakai umum begitu dengan biaya RSUD Ahmad Yani yang harus diselesaikan kurang lebih Rp.10,000,000,-.  Pihak rumah sakit sudah baik banget istilahnya, Dokter sudah berikan free ruangan, hanya saja tidak bisa ngurangin yang lain. Kemudian saya fokuskan untuk menggalang dana saja kita bismillahh saja,” jelas Gustina.

Di hari rabu siang Aldi sudah diperbolehkan untuk pulang akan tetapi menurut seorang yang paham di kesehatan melihat secara fisik Aldi belum siap untuk pulang. Setelah itu diarahkan untuk membawa aldi ke RSUD Sukadana sambil menunggu BPJS dapat digunakan.

Setelah diusut ternyata Aldi dan Keluarga yang berjumlah empat orang telah memiliki kartu BPJS Mandiri kelas tiga, namun tidak dapat digunakan karena adanya denda sebesar Rp.2,500,880,-

“Bapak Yatimun (Ayah Aldi) sudah mendaftarkan BPJS saat Aldi lahir namun kartu fisik BPJSnya belum jadi,” kata dia.

Karena ditakutkan Aldi muntah darah lagi hingga fatal, setelah administrasi diselesaikan termasuk tunggakan BPJS dan biaya RSUD Ahmad Yani Metro, Aldi dibawa ke RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung hari rabu (31/03/2021) mengunakan fasilitas ambulance Forum Rescue Relawan Lampung.

Setelah seminggu dirawat di RSUD Abdul Moeloel Aldi didiagnosa dokter pada tanggal 06/04/2021 bahwa hati dan paru-paru Aldi sudah tidak bagus.

Untuk para donatur yang ingin membantu Aldi bisa melalui Rekening BRI 726301001680537 atas nama Estining Gustina.

Selain itu juga diharapkan Pemerintahan Kabupaten Lampung Timur bisa meninjau atau melihat langsung keadaan Aldi, terlebih dapat membantu biaya pengobatannya. (Fad)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 23 = 31